Bila Cinta Terhalang Restu Orangtua

Image

“Orang tua selalu menginginkan yang terbaik untuk anaknya.”
Well, ketika hubungan cinta kita tidak mendapat restu dari orang tua (yang terlihat dari sikap orang tua yang menunjukkan ketidak setujuan mereka baik secara langsung maupun tidak), dalam hati terasa perriiih.
Biarpun orang tua lebih tahu dan mengerti sifat dan kita dibandingkan kita sendiri, mereka tetaplah manusia biasa yang tak bisa luput dari kesalahan—terlebih mereka terkadang rela melakukan apapun hanya untuk sesuatu yang menurut mereka akan memberikan kebahagiaan untuk anak-anak mereka pada akhirnya..
Well, cinta itu emang susah didefinisikan dengan kata-kata, tapi pastinya suatu perasaan yang datang disaat kita merasa benar-benar frustasi karena membutuhkan seseorang untuk menjadi pasangan kita hingga kita menggunakan segala macam metode untuk melakukan pendekatan dengan banyak lawan jenis kita (baca: ngebet punya pacar) itu pastinya bukan cinta.

Cinta juga bukan berarti kita bisa datang dan pergi sesuka hati dari kehidupan seseorang yang mungkin sangat-sangat mencintai kita dengan alasan seperti “yah itu kan tantangan buat pasangan biar bikin kita jadi selalu baik dan care cuma sama 1 orang doang.”

Cinta itu tidak dibuat dari janji, tapi dibuat dari hati. Cinta itu tidak pernah dikenalkan pada awal, agar tidak mencari akhir. Cinta itu belajar pada Bulan dan Matahari, bahwa walau tidak pernah benar-benar bersama tapi akan selalu setia :: Plastic Heaven ~ Hilbram Dunar
Terkadang, saat jatuh cinta kita selalu mengharapkan hal yang terlalu indah dan kita jadi sering melupakan bahwa terkadang orang yang kita cintai tidak merasakan hal yang sama dengan yang kita rasakan.
Bisa jadi kita hanya dijadikan pelarian atau bahkan rencana cadangan padahal kita sudah menjadikan dia sebagai pilihan utama dan satu-satunya.

Well, only heavens know then~

Inilah aku dan dia yang terhalang oleh restu orang tua

Pertimbangan yang selalu ada dalam perhatianku adalah arah hubungan kita kedepannya. Perasaan yang kita rasakan satu sama lain cukup kuat untuk melanjutkan hubungan ke tahapan yang lebih serius. Namun, lagi-lagi terpikiran restu orang tua yang belum kita dapatkan. Kita sama-sama yakin kalau kita sudah menememukan ‘orang yang tepat’ yang akan saling mendampingi hingga akhir hidup kita nanti.
“Suatu hari nanti mungkiiin….kamu atau akuu…. atau bahkan kita berdua sama-sama merasa sangat lelah karena menjalin hubungan tanpa restu, namun aku tak mau ada akhir yang justru saling menyakiti satu sama lain.”
Jika suatu saat nanti bahumu tak dapat lagi ku jadikan sandaran dan kamu tak bisa lagi menggenggamku, KITA HARUS TETAP BISA BANGKIT…tetaplah KUAT karena selalu ada lantai untuk tetap bersujud kepada-NYA.
Meskipun kita dipertemukan dengan segenap kekurangan dan kondisi yang sama, Allah pasti punya rencana yang indah untuk kita.
Mungkin yang lain mengalami hambatan karena perbedaan, tapi kita justru mengalami hambatan karena persamaan. Kita harus bersabar dan kosisten,bahwa kita sanggup berjuang untuk meyakinkan sekaligus membuktikan kepada orang tua kalau kita memang saling mencintai dan mengalami perubahan yang lebih baik sejak kita bersama.
Yang terpenting adalah sanggupkah kita saling mendukung, memperjuangkan, dan mempertahankan tanpa tergoyahkan hingga akhir nanti?

Kerasnya hati seseorang bisa dilunakan dengan kesabaran, seperti tetesan air yg lama-kelamaan bisa melubangi batu.
Ingatlah, tak ada gading yang tak retak dan tak ada sesuatu yang abadi kecuali ketidak abadian itu sendiri..

Allah selalu bersama dengan orang-orang yang sabar, maka bersabarlah kita dalam mencapai keinginan dan terus istiqomah dalam berdoa dan berbuat baik, Percayalah dengan kekuatan Doa karena tIdak ada yang mustahil bagi mereka yang PERCAYA.

SEMOGA KITA SELALU DIBERIKAN KEMUDAHAN DISETIAP KESULITAN, KESEMBUHAN DISETIAP RASA SAKIT, DAN KETENANGAN DISETIAP KEKECEWAAN…

AAMIIIN YA RABBAL’ALAMIN

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s